Ibu..
Mengapa kau membunuhku?
Mengapa kau tiadakan aku?
Kau tlah binasakan jiwa juga harapanku
Dalam kandungmu aku menanti sebuah cinta
Dalam kandungmu aku menanti pelukan sayang
Namun tiba rasanya harapan itu pupus dan melayang
Karena dirimu sendirilah yang meniadakan aku dari dunia
Aku hanya manusia lemah yang kau lenyapkan
Aku hanyalah raga yang belum sempurna
Aku masih manusia yang tak berdaya melawan
Bukan sbuah kasih yang kudapat, namun penolakan yang kau wujudkan
Dalam pangkuan Tuhan kini ku berada
Menatap bundaku sayang
Walau kau tak mengharapkanku, inilah darah dagingmu
Walau ku tak dapat menyentuhmu, tapi aku tetap mengasihimu
Ibu..
Jika suatu hari nanti adik hadir
Jangan kau pupuskan asanya
Cukup aku yang merasakan
Sadarilah dan bertobatlah, Tuhan kan.mengampunimu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar