Journalistic , Faculty of Communication - Tarumanagara University

Minggu, 02 Desember 2012

SALING MENGENAL


  AMERIKA SERIKAT
Masyarakat bisnis Amerika memiliki reputasi sebagai yang terkuat di dunia, tetapi dalam berbagai hal, mereka adalah bangsa yang paling mudah untuk diajak berhubungan.Hal ini disebabkan oleh filosofi bisnis mereka yang tidak rumit.Tujuan mereka adalah mendapatkan uang sebanyak-banyaknya dan secepeat-cepatnya, dengan bekeja keras dan menggunakan kecepatan, kesempatan, kekuatan, sebagai alat mencapai tujuan.
Keputusan bisnis mereka tidak dipengaruhi oleh perasaan; dan dolar, bila tidak di Tuhan-kan setidaknya di anggap sebagai penguasa.Pengejar keuntungan ini sering mengakibatkan mereka di anggap bangsa yang kejam.
Pada pertemuan kecenderungan orang Amerika sebagai berikut : Indvidualistik, Informalitas, memberi kesan naïf, menggunakan humor kapan pun mereka bisa, bersifat terbuka sejak awal, mengambil resiko namun membuat rencana, oportunistik atau cepat mengambil keputusan, teguh, konsisten, dan berterus terang.
Akhirnya, bila mengadakan perjanjian dengan orang Amerika, sebaiknya tim harus memiliki seseorang yang mengenal negara tersebut. Mereka melakukan segala sesuatu dengan cara mereka sendiri, dan orang-orang yang hiduo di Amerika mengetahui jalan pintas dalam melakukan bisnis mereka.
Contoh : Amerika : Jack akan marah sekali. Inggris : Pimpinan kami cenderung tidak setuju.

·        INGGRIS
Masyarakat Inggris sangat akrab dengan bangsa yang berbahasa Inggris.Menghadapi kesulitan dalam menjalin hubungan yang acuh tak acuh tapi efektif dengan mereka.Mereka nyaman dengan orang-orang Nordis, Belanda, dan Jepang.Mereka mengambil titik tengah baik yang formalitas berlebihan seperti Jerman dan Perancis dan keakraban dini seperti Amerika dan Australia.
Orang Inggris sangat senang menjnjukan diri mereka sebagai orang yang berorientasi pada keluarga.Tidak masalah jika membicarakan anak-anak, liburan, atau masa lampau pada pertemuan.Humor merupakan hal penting dalam kegiatan bisnis dengan orang Inggris.
Orang Inggris lebih suka hubungan yang jangka panjang di bandingkan singkat.Akhirnya, orang Inggris mempunyai perasaan bahwa ‘orang asing” bermaksud mengakali mereka.

·        AUSTRALIA, SELANDIA BARU, AFRIKA SELATAN
Australia
Australia merupakan masyarakat yang cenderung tidak mempunyai golongan (kelas), dan demikian juga bahasanya.Orang Australia sangat sinis terhadap orang yang memiliki kekuasaan atau sangat kaya, tetapi mereka menghargai orang-orang kecil, “pejuang” daripada pemenang. Jangan membanggakan dan merendahkan diri sendiri di depang orang Australia, keramahaan Australia, keberhasilan, persaudaraan dan saat-saat yang menyenangkan akan menjadi milik anda. Orang Australia merupakan orang yang sangat positif.Ada rasa solidaritas di antara orang Australia.
Selandia Baru
Orang Selandia baru cenderung konservatif, tenang dan pendiam dibandingkan dengan orang Australia.Mereka lebih menyerupai orang Inggris bukan hanya dalam tingkah laku yang tenang, tetapi juga dalam dalam komposisi ras mereka.Mereka memandang Australia sebagai cosmopolitan dan agak mudah tergugah.Orang Australia menjnjukan solidaritas pada orang Selandia Baru, walaupun ikatan kadang-kadang rusak.
Afrika Selatan
Afrika Selatan menghilangkan politik apartheid dan memunculkan perhatian sebagai bangsa yang multibudaya di dunia.Bangda Afrika Selatan kulit putih memiliki sifat wirausaha dan tegas dalam bisnis.Mereka sadar bahwa negara ini kana bertahan jika orang kulit hitam memainkan peran itergral dalam negara. Orang Afrika kulit hitam menjadi kunci bagi masa depan bangsa. Mereka memiliki kualitas, berupa kesabaran, toleransi, dan rasa humor.GDP (Produk Domestik Bruto) Afrika Selatan empat kal lebih besar dibandingkan dengan GDP gabungan sepuluh negara di Afrika.

·        FINLANDIA
Titik tolak terbaikd alam melakukan pendekatan dengan orang Finlandia adalah mereka mencari kebresatuan pada orang-orang lain. Mereka cenderung tertutup baik dalam pemikiran maunpun dalam ucapan.Masyarakat bisnis Finlandia cenderung memiliki wewenang dan tanggung jawab yang telah di tentukan dengan baik.Orang Finlandia tidak suka diawasi dengan ketat; mereka lebih suka datang kepada anda membawa hasil akhir.Tidak boleh banyak memuji mereka, boleh menunjukan charisma. Mereka memungkinkan mmeperoleh banyak informasi, karena surat kabar mereka, surat kabar yang terbaik di dunia.
Jika mengatur orang Finlandia, ingat bahwa mereka memiliki harga diri dan harmoni diri yang tinggi.Mereka menyukai gagasan terhadap pusat keuntungan dan pertanggungjawaban.Mereka lambat membuat keputusan, tetapi sekali keputusan anda tidak mungkin berhasil mengubahnya.

·        PERANCIS
Dalam politik dan bisnis, orang-orang Perancis menyukai kebebasan. Karakter pendekatan dengan orang Perancis : dalam setiap pertemuan selau formal, kesopanan dan gaya formal selalu diterapkan, penggunaan logika, orang Perancis mencurgai keramatamahan, jarang membuat keputusan penting, tujuan jangka panjang, berusaha tepat dalam berbicara, berpandangan tajam dan berhati-hati, pandangan pribadi akan mempengaruhi urusan bisnis, gaya komunikasi terbukam dan memandang segalanya melalui ‘kacamata’ mereka sendiri.
Bila berhubungan dengan orang Perancis, haruslah lebih formal, harus lebih logis dan meghindari gaya Amerika yang suka menduga-duga.

·        JERMAN
Karakteristik budaya bisnis Jerman adalah sikap monokronik terhadap penggunkaan waktu, misalnya hasrat menyelesaikan serangkaian tindakan sebelum memulai tindakan lain; keyakinan yang kuat bahwa mereka adalah negosiator yang jujur dan terus terang; cenderung bersifat lugas dan menyampaikan ketidaksetujuan secara terbuka daripada menujukan diplomasi.

·        ITALIA
Masyarakat Italia adalah masyarakat yang menarik dan pandai.Negosiator orang Italia akrab, banyak bicara dan tentu fleksibel.Mereka kurang berterus terang dibandingkan dengan orang-orang utara dan berbicara berputar-putar.Orang Italia cenderung mendiskusikan segala sesuatu dari sudut pribadi dan semi emosional.Orang-orang Italia mungkin berselisih dianatara mereka di meja pertemuan, tetapi beberpa saat kemudia mereka menjadi rekan dan bersatu.Mereka menentukan harga awal yang sangat tinggi tapi bersedia menurunkannya.

·        PORTUGIS
Orang-orang Portugis adalah negosiator yang baik di dunia.Mereka bernegosiasi secara individual atau dalam kelompok kecil. Mereka menganggap hasil negosiasi sebagai kredit atau debet bagi percakapan pribadi. Mereka yakin bahwa mereka lebih pintar dari pihak lain, tapi mereka memberi kesan mereka bodoh, gaya komunikasi orang Portugis bersifat pribadi, penuh perasaan, emosional, tetapi lebih tenang.
Orang Portugis tidak terlalu sesnitif terhadap hal ras, agama, dan warna kulit.Kurangnya teknologi dan sumbersaya melemahkan bagi mereka sehingga harus cermat dalam begosiasi menghasilkan pendekatan halus.

·        RUSIA
Tim negosiator Rusia sering tersusun dari para veteran da para ahli sehingga mereka sangat berpengalaman.Gaya penyampaian mereka seringkali dibuat-buat dan emosional, dengan maksud dan permintaan mereka dengan jelas.
Mereka mempertahankan kedisiplinan dalam rapat dan berbicara satu per satu.Orang Rusia sering menyajikan naskah awal dan menggarisbesarkan tujuan mereka.
Dalam mengadakan hubungan dengan orang Rusia, harus menunjukan sisi kemanusiaan.Mereka suka mengatakan mereka paham padahal tidak demikian.
Mereka tidak mempercayai apapun, mereka sangat suka percakapan, jangan ragu mencurahkan hati pada mereka.Mereka suka melakukan pertimbangan yang masak.
Nilai-nilai Rusia pada pokoknya manusiawi.Untuk mencapai keberhasilan dengan orang Rusia, siapapun harus menjaga kualitas sebaik mungkin.

·        SPANYOL
Haruslah berusaha keras membuat orang Spanyol menyukai kita.Harua bersikap ramah tetapi tidak memandang segala sestau dengan serius.Mereka menyukai sentuhan fisik dan kontak mata.Orang Spanyol sangat manusiawi.       Apabila bercakap-cakap dengan mereka, jangan cenderung dingin. Rasa hormat dan martabat orang Spanyol, keberanian, pekerja, jiwa dan kepribadian mereka adalah jalan untuk memperoleh kerja sama, persekutuan, dan kasih sayang mereka. Jika menunjukan kesetian, ia akan menjadi teman terbaik. Contoh : orang Spanyol akan memberikan kartu ucapan Natal selama 25 tahun terus menerus. Mereka adalah orang yang terhormat.
·        SWEDIA
Berbisnis dengan orang Swedia maka mereka akan menghindari konflik dan takut pada konfrontasi, ketergantungan pada kelompok untuk mengadakan inisiatif, dan menghindari persaingan dengan orang lain dalam perusahaan.
Orang Swedia yakin bahwa mereka jujur, tidak suka menyangkal kolega mereka sendiri, harga tidak fleksibel karena mereka yakin harga awal mereka adil.Mereka adalah pendengar yang baik dan bersimpati terhadap pandangan mereka.mereka tidak berorentasi pada keuntungan, mereka lebih berorientasi pada perjanjian daripada orang. Mereka tidak memberi penghormatan khusus pada pangkat, mereka menanggap orang-orang penting sederajat.Mereka tidak suka menguasai.Mereka tidak menggunakan kekuatan besar sekalipun mereka punya kekuatan itu.
Pendekatan terbaik adalah menunjukan kesabaran dan pemahaman dan intergitas saat konsultasi yang panjang denga mereka.
·        NEGARA-NEGARA ARAB
Orang Arab mengharapkan keiklashan dalam berurusan dengan mereka.wanita asing tanpa jilbab diterima secara hati-hati asal berpakaian sopan. Pada saat berbicara bisnis dengan mereka, Orang Arab berbicara dengan lanca dan bersungguh-sungguh.Dan harus selalu bersandar pada lata belakang pribadi.Pada waku makan gunakan tangan kakan, ambil makanan saat ditawarkan dan harus memuji makanan yang disajikan. Seorang Arab akan mengagumi keahlian atau pendidikan negara-negara kecil yang tampak rendah hati dibandingkan Amerika, Perancis dan Inggris.

·        Jepang
Orang Jepang bernegosiasi dalam tim, namun memiliki keahlian yang berbeda-beda. Mereka sangat menjaga keselarasan selama berlangsungnya negosiasi. Mereka akan berhenti bernogosiasi jika satu pihak terlalu berterus terang, tidak sabar dan tidak mengikuti protokol. Mereka tidak pernah berkata tidak.Gaya negosiasi mereka bersifat non-indivisualistik, impresional, dan tanpa emosi.Logika dan argument intelektual sendiri tidak dapat mempengaruhi orang Jepang.
Untuk mengenal orang Jepang, jangan coba-coba memaksakan keputusan dari mereka selama berlangsung pertemuan.Pelajari sedikit bahasa jepang dan temukan kesamaan mendasar yang kita bisa.Mereka senang berbagi rasa.

·        CINA
Dalam bernegosiasi orang Cina lebuh enyukai pertemuan formal, walaupun mereka berpakaian sederhana.Seorang senior selalu diberi hormat dan perhatian tinggi.Semangat kebersamaan mereka kuat, mereka tidak berkata saya teteapi kami. Mereka menggangap pihak lain mampu secara teknis walaupun belum berpengalaman dalam bisnis. Mereka cermat, hat-hati, dan sabar. Mereka menyesuaikan diri dengan kesabaran dan stamina mereka, jika tidak kesempatan dan oerjanjian akan hilang.
Aturan emas : Tunjukan rasa hormat yang tinggi setiap saat, gabungkan kesopanan dan keakraban, tunjukan kerendahatian dan hormat terhadap usia dan kedudukan. Jangan melulu menggunakan logika, kesabaran kunci kemajuan selambat apapun tampaknya kemajuan itu.
·        INDIA DAN ASIA TENGGARA
Karakteristik budaya timur :
kesopanan, kesabaran, keselarasaan, dan pragmatisme.
            Korea
            Mereka bangga terhadap kemampuan mereka untuk bekerja lebih keras daripada orang Jepang.Mereka terus meingkatkan industry berteknologi dan mentrasfer industry teknologi lebih rendah ke Indonesia dan negara-negara kurang maju lainnya.
Malaysia dan Indonesia
Muslim Timur adalah orang yang terhalus.Standart kehormatan di junjung tinggi dan diwujudkan dalam prilaku dan bahasa.Orang Malaysia dan Indonesia tidak tertarik pada mekanisme perdagangan.Wanita-wanita di Indonesia bebas menikmati hak pilih, kehidupan sosial, dan karier mereka.
Thailand
Perdagangan di Thaliland banyak dikuasai oleh orang Cina, namun mereka mampu bekerja keras. Pekerjaan mereka harus ada unsur kesenangan jika tidak maka akan dijauhi. Orang Thai pro-Amerika.
Filipina
Orang-orang Filipina memiliki sisa-sisa peninggalan penjajahan Spanyol dan memakai pemakaian bahasa Inggris terluas dan kerentaan terhadap nilai-nilai Anlo-Saxon.
India
Gaya negosiasi India memiliki beberapa kelebihan. Meskipun mereka hidup salam kebersamaan, tapi, dalam berbisnis mereka menmiliki sikap individualitas dna kecerdasaan berbisns. Mereka cakap dalam menjual dan membeli.Memiliki keahlian tinggi dalam menjual sesuatu.


Singapura dan Hongkong
Berpenampilan paling mengesankan.Bersifat kewiraushaan dan mendarah daging, keinginan yang kuat selalu berada di jalur cepat, posisi perbandingan yang dekat dengan Amerika yang sibuk.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar